PERBEDAAN HARGA BBM MEMBUAT RAKYAT BINGUNG
Harga minyak dunia mengalami
penurunan, sehingga pemerintah Indonesia menurunkan harga BBM. Sudah 2 kali
Indonesia mengalami penurunan harga BBM dari yang pertama dari Rp 8.500 per
liter jadi Rp 7.600 per liter sekarang dari Rp 7.600 per liter jadi Rp 6.600
per liter.
BBM yang diberikan subsidi telah
dicabut sehingga harga BBM mengikuti harga minyak dunia. Rakyat menyambut baik
berita tersebut tapi harga kebutuhan pokok dan tarif angkot tetap naik hal ini
disebabkan pemerintah belum memberikan informasi yang jelas dan transparan
kepada masyarakat. Jika pemerintah memberikan informasi dengan jelas dan
transparan kepada para pedagang dan para sopir angkot maka harga dapat
menyesuaikan dengan keadaan sekarang.
Awalnya masyarakat menyambut baik
berita ini tapi perbedaan harga BBM di tiap daerah membuat masyarakat tambah
pusing. Harga BBM di Jawa, Bali, dan Sumatera berbeda dengan harga BBM di
daerah lainnya. Harga BBM di Bali Rp 7.000 per liter sedangkan Jawa Rp 6.700
per liter ini disebabkan perbedaan pajak daerah setiap wilayah berbeda.
Pajak daerah di Bali sekitar 10 %
sedangkan lainnya 5 %, hal ini yang menyebabkan harga BBM di setiap daerah
berbeda. Semoga Bapak Presiden kita bisa menjelaskan kepada masyarakat mengapa
subsidi BBM dicabut ? Mengapa harga kebutuhan pokok dan tarif angkot tetap naik
? Mengapa harga di setiap daerah berbeda ? semoga Pak Jokowi bisa menyelesaikan
semua masalah tersebut supaya Indonesia menjadi lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar