Selasa, 20 Januari 2015

PERBEDAAN HARGA BBM MEMBUAT RAKYAT BINGUNG
            Harga minyak dunia mengalami penurunan, sehingga pemerintah Indonesia menurunkan harga BBM. Sudah 2 kali Indonesia mengalami penurunan harga BBM dari yang pertama dari Rp 8.500 per liter jadi Rp 7.600 per liter sekarang dari Rp 7.600 per liter jadi Rp 6.600 per liter.
            BBM yang diberikan subsidi telah dicabut sehingga harga BBM mengikuti harga minyak dunia. Rakyat menyambut baik berita tersebut tapi harga kebutuhan pokok dan tarif angkot tetap naik hal ini disebabkan pemerintah belum memberikan informasi yang jelas dan transparan kepada masyarakat. Jika pemerintah memberikan informasi dengan jelas dan transparan kepada para pedagang dan para sopir angkot maka harga dapat menyesuaikan dengan keadaan sekarang.
            Awalnya masyarakat menyambut baik berita ini tapi perbedaan harga BBM di tiap daerah membuat masyarakat tambah pusing. Harga BBM di Jawa, Bali, dan Sumatera berbeda dengan harga BBM di daerah lainnya. Harga BBM di Bali Rp 7.000 per liter sedangkan Jawa Rp 6.700 per liter ini disebabkan perbedaan pajak daerah setiap wilayah berbeda.
            Pajak daerah di Bali sekitar 10 % sedangkan lainnya 5 %, hal ini yang menyebabkan harga BBM di setiap daerah berbeda. Semoga Bapak Presiden kita bisa menjelaskan kepada masyarakat mengapa subsidi BBM dicabut ? Mengapa harga kebutuhan pokok dan tarif angkot tetap naik ? Mengapa harga di setiap daerah berbeda ? semoga Pak Jokowi bisa menyelesaikan semua masalah tersebut supaya Indonesia menjadi lebih baik.  

             

Tidak ada komentar:

Posting Komentar