Rabu, 09 Desember 2015

Balapan Liar Dapat Merenggut Nyawa

Balapan Liar Dapat Merenggut Nyawa

            Hiburan adalah kegiatan yang dapat menenangkan saraf kita. Padatnya kegiatan membuat kita cepat lelah dalam segi fisik dan mental. Banyak hiburan yang dapat kita manfaatkan untuk menenangkan saraf kita yaitu bermain bola, menonton balapan mobil atau motor, jalan-jalan, makan bersama teman atau keluarga, karaoke, dll.
            Olahraga adalah hiburan yang menyenangkan karena olahraga dapat membuat badan kita sehat, biasakan olahraga 30 menit sehari maka kita akan menjadi pribadi yang sehat secara jasmani dan rohani.
            Balapan mobil atau motor adalah olahraga yang memacu adrenalin, banyak hal yang perlu dipersiapkan dalam menjalankan olahraga ini terutama pengaman dan keahlian dalam memacu kendaraan. Banyak yang suka olahraga ini, karena olahraga ini seru dan menegangkan.
            Apabila kita melakukan balapan jangan sekali-kali melakukan balapan liar itu karena balapan liar dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Nyawa yang melayang karena balapan liar tak terhitung banyaknya, terutama pengendaranya. Ada beberapa kasus  kecelakaan yang terjadi karena balapan liar, contoh balapan mobil liar yang menyebabkan anak kecil meninggal, balapan liar motor yang menyebabkan ibu-ibu meninggal dan masih banyak lagi.
            Insiden tersebut terjadi karena balapan liar tidak mengindahkan atribut keselamatan seperti helm dan berbagai alat keselamatan lainnya, treknya pun juga kadang berada di trek yang ramai.
            Bila ingin melakukan balapan lebih baik melakukannya secara sah, seperti di sirkuit yang telah disediakan. Ada sekolah khusus pembalap-pembalap muda yang ingin menyalurkan hobinya. Bila kita melakukan sesuatu dengan benar kita pasti akan merasa aman dan selamat. Pastikan bila anda menyukai balapan, jangan melakukan dengan sembarangan dengan mengikuti balapan liar karena balapan liar dapat merenggut nyawa orang lain bahkan diri anda sendiri, anda bisa mengikuti sekolah pembalap atau turnamen-turnamen yang sah.

Senin, 09 November 2015

Arti Menjadi Seorang Pahlawan

Artikel

Arti Menjadi Seorang Pahlawan

Pahlawan (Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. (sumber : id.wikipedia.org/wiki/Pahlawan).

                10 November adalah hari pahlwan nasional, ini adalah hari dimana kita memperingati para pahlwan yang memperjuagkan kemerdekaan Indonesia. Berbagai pertempuran yang terjadi di berbagai tempat di Indonesia adalah bukti bahwa Indonesia ingin terbebas dari belenggu penjajahan, coba bayangkan apabila kita masih dijajah pasti kita tidak akan bisa merasakan perasaan yang bebas.
            Mau pergi ke suatu tempat kita masih takut dan bersembunyi, berkat keuletan dan kegigihan para pejuang, kita akhirnya bisa menghirup aroma kebebasan. Perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan tidak selalu berjalan mulus. Ketika Indonesia baru merdeka masih ada cobaan dari internal dan eksternal, dengan visi dan misi yang kuat akhirnya Indonesia bisa mencapai kemerdekaan sejati.
            Banyak orang menganggap menjadi seorang pahlawan dibutuhkan fisik yang sempurna, cerdas, dan berkharisma, padahal untuk menjadi seorang pahlawan yang dibutuhkan adalah visi dan misi sama seperti para pejuang kita dahulu. Mereka mempercayai visi dan misi mereka, kemudian mereka pegang teguh sampai titik darah penghabisan. Pahlawan bisa kita temukan dalam kehidupan kita sehari-hari mereka adalah orang tua, guru, Polisi, TNI, Presiden dan masih banyak yang lainnya.
            Mereka adalah orang-orang yang berjasa dalam hidup kita, yang paling mudah adalah kita menjadi pahlawan bagi keluarga kita yaitu dengan cara kita menjadi sukses. Ingin menjadi pahlawan yang ingin mengabdikan diri kita kepada negara kita bisa menjadi Presiden yaitu orang yang mengabdi kepada negara dan masyarakat dengan tulus. Presiden adalah pemimpin negara yang membuat masyarakat menjadi makmur dan damai dengan segala macam kebijakannya lalu membuat masyrakat merasakan arti kemerdekaan dalam segala aspek kehidupan.
Ingin melindungi negara kita menjadi bagian dalam kepolisian Republik Indonesia dan TNI, mereka mempunyai tugas untuk melindungi dan membela negara.
Banyak cara menjadi pahlawan yang penting kita berani, percaya, fokus, rela dan berkorban. Fokus terhadap visi dan misi kita maka kita pasti akan menjadi pahlawan sejati.

Sabtu, 07 November 2015

Puisi

Surat Perjanjian

Malam sunyi senyap
Pemuda gagah
mengeluarkan darah dari tangannya

Darah itu membentuk...
Lingkaran setan
Pemuda baik
Jadi Raja iblis

Surat Perjanjian
ditanda tangani
dengan stempel darah

Perjanjian dibuat
atas dasar cinta
Menjadi pengikut iblis
adalah pilihan hidup

Pengorbanan Cinta ???
Munafik !!!

Jumat, 06 November 2015

Bola Cristal

Puisi

Bola Cristal

karya Syaiful Anwar

Rumah Gipsi di pinggir danau
Wanita muda
melihat bola kristal

Terlihat gambar
masa depan
Semua benar
orang-orang percaya

Ramalan...(takhayul)
Melihat masa depan...(bohong)

Itu semua
hanya tipuan murahan
dengan sedikit trik

BIMSALABIM !!!
Waktu menjawab
Fakta dan Logika
Adalah kebenaran

Minggu, 19 Juli 2015

Gerbang Langit



Langit cerah, awan putih
Terlihat gerbang emas
Namanya Gerbang Langit
Bersinar menyilaukan mata

Seekor naga menjaga
Gerbang Langit
Bila ingin masuk
Hadapi naga itu

Bertarung...
kalah...
Berunding...
menang...

Cara yang mudah
Sayang...

Hanya sebagian yang tahu
(puisi, karya : Syaiful Anwar)

DOKTER CANTIK PUJAAN HATI


            Hari ini aku bangun pagi karena ada rapat di kantor. Namaku Heru, bekerja di perusahaan eksport-import barang, jabatanku adalah manager di bagian produksi. Aku tinggal di Solo, tempatku bekerja juga di Solo. Biasanya kantorku buka jam 9 pagi tapi karena ada rapat dengan dewan direksi maka jam masuknya dimajukan jam 7 pagi, kalau pulang kantor  jam 4 sore, tapi selama 1 minggu ini aku akan lembur dan pulang jam 3 pagi.
            Meskipun aku harus lembur tapi itu tidak masalah yang penting harus semangat karena kalau kita suka mengeluh dalam bekerja maka kita tidak akan bisa maju. Kata-kata itu aku dapatkan dari kedua orang tuaku. Mereka sudah lama meninggal karena kecelakaan mobil, kejadiaan itu terjadi saat aku masih kecil. Sejak aku kecil aku telah di asuh oleh paman dan bibiku, mereka tidak punya anak jadi mereka sudah aku anggap ayah dan ibuku. Pamanku bernama Pak Joni dan bibiku bernama Bu Heni. Pamanku bekerja sebagai pedagang buah dan bibiku membuka warung makan, sebenarnya pamanku memintaku untuk melanjutkan usahanya tapi aku tidak mau karena aku tidak berminat menjadi pedagang buah, awalnya dia kecewa tapi akhirnya dia menghargai keputusanku untuk bekerja di kantor.
            Aku datang ke kantor tepat jam setengah tujuh pagi, aku langsung ke ruanganku. Sengaja aku datang lebih pagi supaya aku tidak tergesa-gesa dalam menyiapkan bahan untuk rapat nanti. Materi-materi segera aku persiapkan dan aku tata rapi supaya nanti aku bisa menjelaskan berbagai hal yang mau dipertanyakan.
            Jam di dinding sudah menunjukkan angka tujuh, aku segera ke ruang rapat, kami mulai rapatnya. 2 jam kemudian rapat selesai, aku kembalike ruanganku dan mulai mengerjakan tugas-tugas yang belum selesai.
            Jam 12 siang aku pergi ke kantin di bawah untuk makan siang, biasanya aku pesan rawon, tempe goreng, dan es teh. Temanku John datang, dan kami bicara tentang sesuatu.
            “ Hai Heru selamat pagi “ sapa John lalu duduk di sebelahku.
            “ Hai, juga ada apa kamu mau pinjam uang ? “ tanyaku.
            “ Jangan gitu dong, memang sih aku sering pinjam uang sama yang lain tapi kali ini beda aku bukannya mau pinjam uang tapi ada hal lain yang ingin aku beritahu kepadamu “ jawab John.
            “ Apa itu ? “ tanyaku curiga.
            “ Begini, ada klinik baru di jalan Surya, dokternya hebat dan ahli kalau kamu ada keluhan tentang kondisimu atau mungkin keluargamu ada yang sakit kamu bisa berobat ke sana “ jawab John serius.
            “ Oh begitu, baiklah “ kataku singkat.
            Setelah itu kami berdua berbincang-bincang tentang berbagai hal.
            Seminggu kemudian aku sakit demam, 3 hari aku tidak bisa masuk kerja. Saat aku terbaring di rumah, aku teringat kata-kata John yang mengatakan ada dokter yang ahli di Jalan Surya. Aku berdiri dari tempat tidurku dan mengambil handphoneku lalu menelepon John untuk meminta alamat dari dokter tersebut.
            John menjawabnya dan mengirimkan aku sms dari dokter yang dia beritahukan. Mengetahui alamat dokter tersebut aku lalu menuju alamat yang dimaksud. Aku telah sampai di jalan Surya dan aku melihat sebuah klinik yang sederhana tapi ramai. Aku merasa heran mengapa pasiennya banyak yang laki-laki. Aku jadi penasaran seperti apa sih dokternya.
Untuk masuk diperiksa oleh dokter tersebut kita harus antri terlebih dahulu. Aku masih menunggu antrian lama. Sambil menunggu aku membaca koran yang telah disediakan. Lama sekali aku mengantri, ketika aku menunggu giliran, ada lagi pasien yang datang, dan yang datang adalah laki-laki. Aku semakin heran ini klinik untuk laki-laki, kenapa yang datang malah laki-laki. Kalau dihitung pengunjung perempuan kira-kira hanya 10 % sedangkan yang laki-laki sekitar 90 %.
            Setelah lama menunggu akhirnya aku dipanggil juga, saat aku masuk ke ruangan aku terkejut karena dokter yang memeriksaku masih muda dan cantik. Dokter itu memeriksaku, sambil memeriksa, kami berdua berbincang-bincang. Nama dokter tersebut adalah Yeny, dia baru saja membuka klinik ini, sebelumnya dia bekerja di salah satu rumah sakit di Solo, dia tidak menyangka bahwa klinik yang baru saja dia buka akan seramai ini. Ada pengalaman lucu ketika dia memeriksa pasien yaitu, ada pasien laki-laki yang mengeluh perutnya lapar karena dia belum makan, mendengar cerita itu aku tahu alasan laki-laki tersebut periksa di klinik ini.
Selesai memeriksa dia memberiku resep dan aku meminta no hpnya, dia bertanya untuk apa, aku memberikan alasan kalau nanti aku sakit lagi aku akan menghubunginya. Dia agak ragu dengan alasanku tapi dia memberiku no hpnya. Aku senang mendapat no hp dokter cantik ini. Malamnya aku sms Yeny dengan alasan aku lupa dengan resepnya, tapi yang membalas malah temannya namanya Rika. Aku kesal karena dia mengerjaiku dan dia malah memberikan no hp temannya.
3 Hari kemudian kondisiku lumayan membaik, aku masuk kerja. Saat aku masuk kerjaanku tidak terlalu banyak. Ketika aku mengerjakan pekerjaanku, entah kenapa aku menulis puisi cinta untuk Yeny, teman kerjaku melihat hasil kerjaku heran dan bertanya kepadaku apa yang aku tulis di komputerku, dengan enteng aku mengatakan data-data tentang produksi. Dia bertanya kepadaku memangnya dalam data produksi ada namanya Yeny si bidadari surga. Aku terkejut dan menghapus puisi yang aku buat lalu mengatakan kalau tadi aku salah ketik, dia memandangku dengan heran kemudian tersenyum sambil meninggalkanku yang melongo karena heran. Aku kemudian melanjutkan pekerjaanku dengan serius karena takut nanti salah ketik lagi.
Wajah dokter cantik itu menghantuiku, selama 2 minggu aku gelisah, sulit tidur, susah makan, dan melamun tidak jelas. Aku bepikir mungkin aku sakit, jadi aku putuskan ke tempat dokter Yeny untuk check up. Aku bergegas check up, aku minta cuti selama 1 minggu tapi aku hanya di perbolehkan selama 3 hari. Awalnya aku menolak tapi aku akhirnya menerima daripada aku tidak dapat cuti.
Saat di sana aku mengantri lama lagi karena banyak pasien laki-laki yang datang untuk periksa. Aku curiga mereka pasti bukan datang untuk periksa melainkan ingin bertemu Yeny, aku sebenarnya ingin mengusir mereka tapi aku tidak bisa melakukannya karena aku tidak punya bukti dan tidak punya wewenang di sini, kalau aku adalah ketua RT di sini akan aku usir mereka, aku hanya bisa menahan kesal karena tidak bisa mengusir mereka.
3 jam kemudian akhirnya aku bisa periksa, aku benar-benar sebal karena aku harus mengantri lama untuk periksa di sini. Sebenarnya aku ingin periksa di tempat lain tapi kenapa aku merasa ada magnet yang menarikku kemari. Aku masuk dan jantungku semakin berdegup kencang bertemu Yeny.
“ Anda sakit apa mas ? “ tanya Yeny lembut.
“ Saya gelisah, susah tidur, dan sering melamun, yang lebih aneh lagi sekarang saya gemetar, dan jantung berdegup kencang, itu kenapa ya dok ? “ tanyaku.
Yeny mulai memeriksaku, dan berkata sepertinya aku sedang jatuh cinta, obatnya cuma satu sampaikan perasaanku kepada si gadis. Aku mengangguk dan mengajak dia makan malam. Yeny terkejut, melihatku agak lama lalu mengangguk, dia memberiku nomor hpnya. Aku menelepon nomor tersebut, lalu dia mengambil hpnya. Aku berkata itu nomor hpku, dia hanya tersenyum.
Aku senang sekali karena telah mendapat nomor hpnya. Dia memberikan vitamin untuk kesehatan dan staminaku, lalu aku pulang ke rumah. Aku senang karena dia tidak menipuku kali ini. Selesai makan siang, aku duduk dan berpikir tempat yang pas untuk mengajak Yeny makan malam. Setelah berpikir cukup lama akhirnya aku menemukan tempat yang pas untuk mengajak dia makan, tempat tersebut bagus dan suasananya romantis.
Aku mengambil teleponku dan memesan tempat di restaurant tersebut. Selesai memesan aku menghubungi Yeny, dan bertanya dimana alamat rumahnya. Dia lalu memberitahuku alamatnya yaitu di jalan Anggrek no 85, aku memberitahunya akan menjemput dia jam 7 malam, dia mengatakan iya.
Aku senang sekali, aku tidak sabar untuk menjemput dia dan mengajaknya untuk makan malam. Jam 7 malam telah berdentang, aku segera masuk ke dalam mobilku dan melaju dengan cepat ke jalan Anggrek no 85. Ku berhenti di depan rumah Yeny, lalu mengetuk pintu rumahnya. Ibunya membukakan pintu dan menyuruhku masuk, Yeny dipanggil dan aku terkejut karena ternyata Yeny sangat cantik. Dia mengenakan gaun warna merah, membuat dirinya tampak mempesona dan seksi.
Kami pamitan untuk makan malam di restaurant yang telah aku pesan. Yeny terkejut karena restaurant yang akan kami kunjungi adalah restaurant Green House, salah satu 5 restaurant terkenal di Solo. Kami masuk , makan, dan berbincang banyak hal. Selesai makan aku mengantarkan Yeny pulang. Ketika dia mau keluar dari mobil, tiba-tiba dia mencium pipiku, lalu dia bergegas masuk rumahnya dan ,mengucapkan hati-hati di jalan.
Aku terdiam cukup lama sambil memegang pipiku, aku bergegas pulang. Ketika tidur aku bermimpi menikah dengan Yeny lalu dia melahirkan anak laki-laki, ketika aku menggendong anakku dia tiba-tiba menangis. Aku terkejut lalu bangun dari mimpiku, saat aku melihat sekitar, aku mencari Yeny dan anakku tapi tidak kutemukan. Aku merasa aneh lalu duduk, sambil mengumpulkan nyawa. Dalam diam aku memikirkan kejadian tadi, lalu aku sadar bahwa tadi hanya mimpi.
Aku tersenyum karena aku bertingkah konyol dan aneh. Aku bergegas mandi dan bersiap untuk berangkat kerja. Ketika aku di kantor, aku mengerjakan pekerjaanku sambil tersenyum-senyum. Teman-temanku merasa aneh denganku, mereka mendekatiku lalu menyemburku dengan air. Aku diam lalu memandang temanku, mereka pikir aku kesurupan makhluk halus. Mereka menyemburku supaya makhluk yang merasukiku pergi, cara itu mereka dapatkan dari film yang mereka tonton di tv. Aku berkata kalau aku tidak kesurupan dan jangan menyemburku dengan air lagi. Temanku mengatakan ok lalu pergi.
Aku makan di kantin, John mendekati dan menanyakan keadaanku.
“ Heru, kau baik-baik saja kan ? “ tanya John.
“ Iya, kenapa ? “ tanyaku aneh.
“ Begini, banyak teman-teman yang cerita kalau kamu sering melamun lalu tanpa sebab kamu sering mencium tangan laki-laki dengan paksa dan lebih parahnya lagi kamu memeluk mereka sambil berusaha mencium mereka “ jawab John agak takut di dekatku.
Aku kaget dan menyemburkan makananku lalu batuk kemudian minum teh lalu kembali tenang.
“ Sebenarnya itu cuma gosip mana mungkin aku seperti itu “ kataku lalu minum teh.
“ Oh begitu...baguslah kalau begitu aku benar-benar khawatir tadi “ kata John lega.
Aku cuma mengangguk lalu minum teh dan bergegas pergi. Aku benar-benar idak menyangka kalau rasa sukaku terhadap Yeny sangat tinggi sampai-sampai aku melakukan hal konyol itu, yang lebih parahnya lagi John tahu tentang kejadian itu, untung saja dia percaya kalau tidak seluruh kantor bakal gempar dan bisa-bisa aku di cap sebagai orang aneh.
Ketika aku lewat banyak karyawan yang melihatku seperti hantu, ada yang menghindar dan menatapku cukup lama. Aku merasa ini adalah keadaan gawat darurat sepertinya aku harus menembak Yeny dengan cepat kalau tidak keadaannya bisa tambah parah. Aku ingin menembak tapi tidak berani karena aku baru kenal dia beberapa bulan dan menurutku saatnya tidak tepat.
Aku dan Yeny sudah cukup dekat, kami sudah nonton bioskop, makan bersama,  dan jalan-jalan. Orang tuanya dan aku cukup dekat, setiap kali aku mau menembak dia pasti ada saja halangannya. Ketika aku mau menembak dia di restaurant lampunya mati dan tidak jadi, mau menembak dia di kliniknya aku malah membantu dia merawat pasiennya dan tidak jadi, masih banyak kejadian lainnya yang membuatku tidak jadi menembak dia.
John melihatku tampak lesu di kantin kantor dia bertanya ada apa denganku. Aku tidak mau menjawabnya tapi karena dia memaksa akhirnya aku memberitahu dia bahwa aku menyukai dokter cantik yang dia rekomendasikan kepadaku saat sakit. John menatapku heran cukup lama, lalu minum tehku, dan berkata kalau aku suka dia tembak saja. Aku cerita setiap kali aku mau menembak dia selalu saja gagal. Dia mendengarkanku dengan seksama lalu dia diam cukup lama dia bertanya apakah aku serius dengan Yeny, dengan tegas aku jawab iya.
John diam lalu meninggalkanku dalam kebingungan. Aku kembali ke ruanganku dan mulai mengerjakan tugas-tugasku yang belum selesai. Waktu menunjukkan pukul 9 malam, aku istirahat sebentar sambil minum kopiku. Aku menatap komputer cukup lama lalu menghela nafas, membereskan pekerjaanku. Setelah selesai aku matikan komputerku lalu pulang ke rumah.
Aku membuka pintu rumahku, mengganti baju, membuka kulkas mengambil minuman dingin, lalu meminumnya di meja. Aku merasa Yeny membayangi hidupku, tapi setiap kali aku mau menembaknya selalu saja gagal. Aku sudah putus asa, mungkin sebaiknya aku berteman dengan dia. Cukup lama aku mempertimbangkannya, jam 1 pagi aku putuskan untuk berteman dengan dia saja karena aku sudah capek selalu saja gagal ingin menembaknya.
Pagi hari aku merasa malas kerja mungkin karena aku memutuskan hal yang di luar hatiku yaitu merelakan cintaku pergi. Aku datang ke kantor tanpa gairah, jam istirahat datang John menemuiku di kantin.
“Hai Heru, kenapa kamu hari ini terlihat lesu dan tidak bersemangat sama sekali ? “ tanya John penasaran.
Aku cerita tentang keputusanku, John diam seperti berpikir kemudian tersenyum.
“ Baguslah kalau begitu, sebenarnya Yeny itu temanku, aku khawatir bila kau merebutnya dariku, aku sudah suka dia dari dulu “ kata John.
“ Oh begitu, baguslah kalau begitu tembak saja dia “ kataku.
“ ...bagaimana kalau kita berdua taruhan ? Siapa yang gagal mendapatkan Yeny dia harus mentraktir bakso Bang Somad selama 3 bulan, bagaimana kau mau ? “ tanya John penuh percaya diri.
“ Aku tidak tertarik “ jawabku malas.
“ ...ternyata kau itu hanya seorang pengecut ya, kau tahu Yeny itu seksi dan cantik lalu dia terlihat seperti buah mangga yang manis, kau tahu mangga yang manis “ kata John sambil mengejekku.
“ Apa katamu ? jaga bicaramu, dia itu perempuan terhormat “ jawaku mulai kesal.
“ Bagiku dia itu hanya mangga yang manis, seharusnya kau terima pertaruhan ini kalau kau bersedia dia akan jadi milikmu kalo tidak kau tahu bukan apa yang akan terjadi “ kata John sambil tersenyum licik.
“ Brengsek kau John, aku terima, tidak akan ku biarkan kau menang “ kataku marah.
“ Baiklah, pastikan kau menang “ kata John lalu pergi.
 Aku kembali ke ruanganku dengan perasaan kesal, pikiranku kalut dan marah., yang ada di pikiranku adalah tidak akan membiarkan John mendapatkan Yeny. Aku sms Yeny untuk mengajak dia makan sepulang dari kantor di rumah makan Padang langgananku, 15 menit kemudian dia membalas smsku dengan jawaban iya.
Sepulang dari kantor aku menjemput Yeny di kliniknya, lalu kami pergi makan di rumah makan Padang di daerah Bintara. Tempat ini adalah tempat yang sering aku kunjungi karena makanannya enak, meskipun harganya terbilang mahal tapi menurutku sepadan dengan kualitas dan rasanya.
Ketika makan kami membicarakan banyak hal, selesai makan aku mengajak dia untuk pergi ke alun-alun, awalnya dia menolak tapi karena aku sedikit memaksa dia akhirnya mau. Kami berangkat ke alun-alun kota, di sana kami membeli makanan kecil, beberapa souvenir, dan berfoto ria.
Waktu sudah menunjukkan malam hari, aku mengantar dia pulang. Selesai mengantar dia pulang aku segera kembali ke rumahku. Aku membuka laporanku dan mengerjakan beberapa tugasku yang belum selesai.
 Aku dan John mendekati Yeny dengan berbagai cara, dari mengajak jalan, memberi dia pakaian, memasak makanan, berbagai tantangan aku dan John lakukan untuk memenangkan hati Yeny. Aku selalu menang dibandingkan John, itu membuatku senang, lalu di depan John aku menembak Yeny.
Beberapa saat Yeny diam lalu mengangguk setuju, John bertepuk tangan dan mengucapkan selalamat karena aku telah jadian dengan Yeny. Aku bingung lalu John menjelaskan padaku bahwa Yeny dan dia itu saudara sepupu. Dia berpura-pura dan menjalin kerjasama bersama Yeny supaya aku berani menembaknya. Dia berkata bahwa sebenarnya Yeny menyukaiku tapi dia menunggu aku menembaknya.
Awalnya Yeny menolak tapi akhirnya setuju karena John memaksanya. Aku diam lalu mengucapkan terima kasih karena dia telah membantuku.
“ Terima kasih John, oh iya jangan lupa tentang taruhan kita ya “ kataku sambil tersenyum.
“ Taruhan apa ? Kak John bisa kau jelaskan tentang itu ? kok aku tidak tahu “ kata Yeny mulai kesal.
“ Apa ?...ti...tidak ada taruhan apa-apa kok “ kata John mulai gugup.
“ Apa ? kamu lupa ? bukankah kalau kita kalah maka dia harus menuruti yang menang selama 3 bulan “ kataku tersenyum sinis.
“ Kak John...apa maksudnya itu ? “ tanya Yeny kesal.
“ Itu...itu...Heru...kau...kau...ha...ha...maaf aku ada urusan “ kata John menghindar dariku dan Yeny.
“ KAK JOHNNNNNNNNNN !!!  “ teriak Yeny lalu menjewer telinga John sambil betanya apa maksudku lalu dia menjelaskan semuanya, aku senang karena berhasil membalas perbuatan John.
Aku dan Yeny akhirnya pacaran, kami menghabiskan waktu bersama. 1 tahun kemudian aku dan Yeny menikah. Yeny tetap melanjutkan kliniknya sedangkan aku membuka usaha perusahaan konstruksi bangunan. Kami dikarunai satu putra yang kami beri nama Sigit Widiyanto. (Cerpen, karya : Syaiful Anwar)

Senin, 08 Juni 2015

Suara Tokek



Mau tidur dengar
Mau makan dengar

Tokek penggangu
pergi kau !!!

Pusing !!! Pusing !!! Pusing !!!
Suara Tokek Penggangu !!!

Di bunuh kasihan
Di biarkan menggangu

Pilih biarkan...
Seminggu kemudian
Di tangkap warga

Inilah hidup
Damai dan tenang

(puisi karya syaiful anwar)

PERSIAPAN BULAN RAMADHAN

            Bulan puasa segera datang, sebaiknya kita mempersiapkan diri untuk menyambut bulan tersebut dengan memperbanyak amal sholeh seperti sholat tepat waktu, baca Al Quran, dzikir, dan aktivitas ibadah lainnya. Bulan puasa adalah bulan yang penuh dengan pahala, perbuatan baik kita akan di ganjar ribuan kali lipat. Bulan itu adalah bulan kebaikan karena para setan dibelenggu oleh Allah SWT.
            Kalau kita tidak memanfaatkan momen ini untuk mencari pahala maka kita akan mendapat kerugian besar. Momen yang tidak dapat dilupakan dalam puasa yaitu momen buka bersama, momen ini adalah sebuah momen yang dapat menyadarkan kita bahwa masih ada di bawah kita yang tidak dapat makan dan minum.
            Buka puasa dapat membuat kita mensyukuri indahnya rezeki yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita baik kesehatan jasmani maupun rohani. Ini dapat membuat kita sadar bahwa rezeki itu banyak sekali bukan hanya uang melainkan kesehatan, kepintaran, udara yang bersih, air yang bersih dll.
            Terdapat keistimewaan dalam puasa yaitu malam seribu bulan yaitu malam yang dapat melipatgandakan pahala kita sampai berkali-kali lipat. Ketika malam ini berlangsung, kita akan mendapatkan kedamaian, ketenangan, dan keindahan bulan puasa. Malam seribu bulan adalah malam yang di impikan oleh setiap muslim.
            Pastikan bulan puasa nanti kita akan mendapatkan pahala sampai ribuan kali lipat dan kita semua umat muslim mendapatkan malam lailatul Qadar. (artikel by Syaiful Anwar)

Kamis, 14 Mei 2015

STOP PROSTITUSI



Manusia ditakdirkan untuk menghasilkan keturunan. Kecenderungan untuk menyukai lawan jenis adalah sesuatu yang alami. Dalam menjalin hubungan terdapat ikatan yang suci, ikatan tersebut adalah dengan cara menikah. Ketika menikah manusia bisa melakukan hubungan intim untuk menghasilkan keturunan, tapi banyak yang melakukan hubungan tersebut untuk sebuah kesenangan semata sehingga membuat orang-orang salah jalan. Kepuasan batin yang sementara itu dianggap adalah surga dunia.
           
 Kebanyakan orang-orang yang memuaskan hasrat mereka dengan berbagai macam cara. Rata-rata mereka melakukannya dengan berbagai orang. Alasannya adalah stress yang menumpuk, pasangan tidak memberikan service yang baik, cari hiburan, kecanduan hubungan intim, dll. Ada beberapa oknum yang memanfaatkan tersebut dengan membuat kegiatan prostitusi.
            
Kegiatan ini meresahkan warga sekitar, apalagi kegiatan tersebut dilakukan secara online dan yang lebih menghebohkan ada prostitusi artis. Dunia entertaintment sekarang lagi booming berkat ajang pencarian bakat malah dikejutkan dengan kegiatan tersebut membuat image di masyarakat terhadap dunia tersebut miring. Kabar tentang dunia tersebut yang glamour dan syarat hal-hal yang negatif malah membuat masyarakat lebih berhati-hati ketika mau memasuki dunia tersebut.
            
Menurut tersangka ada beberapa artis, model, dan pramugari yang menjajakan tubuhnya secara online. Ada beberapa artis, model, dan pramugari yang tidak mengikuti kegiatan negatif tersebut malah terkena dampaknya. Alasan mereka menjajakan tubuhnya itu karena himpitan ekonomi. Banyak yang melakukan kegiatan tersebut karena tergiur upah yang sangat besar, ketika mereka mencoba dan hasilnya mengagumkan mereka lalu nekat melakukan hal itu, meskipun mereka tahu kalau hal itu haram atau dilarang

            
Kegiatan prostitusi adalah kegiatan yang sangat dilarang karena kegiatan tersebut dalam merugikan masyarakat sekitar dan diri sendiri. Melakukan hubungan intim dengan orang yang berbeda-beda, dapat membuat kita terkena penyakit HIV/AIDS, dikucilkan masyarakat, dsb. Karena itu jangan sampai prostitusi merajalela dampaknya dapat merusak generasi penerus kita. (Artikel by Syaiful Anwar)   

Sabtu, 02 Mei 2015

Biola Tua

Nyanyian merdu
di pinggir danau
membuat angsa
menari-nari di udara

Nyanyian itu
berasal dari biola tua
Semua terbelalak
Menganga tak mengerti

Mengapa terkejut ?
meskipun tua
Suaranya merdu

Aku bersyukur
dari luar jelek
tapi memberi

berkah tuk semua
(Puisi karya Syaiful Anwar)

Rabu, 29 April 2015

Seruling Bambu

Sebuah pondok mungil
Menggetarkan hati lelaki
Wanita bergaun putih
Bermain seruling bambu

Suara merdu, buat merindu
Menutup mata, teringat surga
Wajah cantik, tubuh molek
Idaman lelaki

Tapi...
Wanita cantik memilih kaisar
Hati lelaki hancur
Kaisar sangat gembira

Akhir cerita mereka bahagia

Itulah keajaiban seruling bambu
(puisi karya : Syaiful Anwar)

BUKU HARIAN SISKA

            Sudah 10 hari sejak meninggalnya Siska karena sakit jantung. Banyak pihak yang tidak menyangka bahwa wanita berhati malaikat ini meninggalnya begitu cepatnya. Suasana rumah masih dirudung duka yang mendalam. Malam hari keluarga besar Siska masih membicarakan banyak hal terutama tentang kebaikan almarhumah yang masih membekas.
            Siska punya sahabat karib yang kuliah di Australia namanya adalah John. Mereka berdua sudah bersahabat sejak tk, mereka adalah tetangga. Setelah lulus SMA John meneruskan studinya di Australia, dia sudah mengajak Siska untuk melanjutkan studinya di Australia bersama, tapi Siska menolak dia mengatakan lebih suka melanjutkan studinya di Jogjakarta karena ini adalah kota kelahirannya dan kota tempat dia tinggal. Ada perasaan menyesal di hati John, di berpikir mungkin saja bila dia memaksa Siska untuk kuliah dengannya di Australia, mungkin sahabatnya itu masih hidup.
            Keluarga John dan keluarga Siska mengatakan bahwa ini adalah suratan takdir yang tidak bisa di ubah. Ibunda Siska mengajak John ke kamar Siska, di sana beliau memberikan John buku harian anaknya. Ibunda Siska mengatakan bahwa sebelum anaknya meninggal dia memberitahu untuk memberikan buku harian ini kepada John, dia mengatakan ada hal yang tidak bisa di sampaikan Siska kepadanya, bila John membacanya maka hal yang ingin dia beritahukan akan tersampaikan dengan lebih jelas.
            John tidak mengerti maksudnya, Ibunda Siska meninggalkan John yang membaca buku harian anaknya sendirian di kamar Siska. John mulai membaca buku harian Siska pelan-pelan untuk mengerti maksud dari kalimat terakhir Siska sebelum meninggal.
Yogyakarta, 20 maret 2003
            Dear Diary,
            20 Februari 1998 adalah hari pertamaku tiba di Yogyakarta, sebenarnya aku tidak tertarik datang ke tempat ini karena aku lebih suka di Jakarta. Aku khawatir tidak bisa berbaur dengan sekitarku, bagaimana ya ??? Aku terpaksa ikut ke Yogyakarta karena ayahku dipindah ke kantor cabang Yogyakarta, sebenarnya aku tidak mau ikut tapi kedua ortuku memaksa, akhirnya aku pindah ke sini dengan hati yang dongkol. Ayahku bekerja di perusahaan konstruksi di bagian manajer marketing, sedangkan ibuku adalah ibu rumah tangga. Aku adalah anak tunggal jadi kadang aku merasa kesepian karena tidak punya saudara yang tidak bisa aku jadikan tempat curahan hati atau teman bermain, tapi rasa kesepian itu hilang sejak aku bertemu dengan John...
            Tiba-tiba ada cahaya yang memancar di buku Harian Siska John terkejut lalu...
            John merasa pusing dan badannya terasa berat, sepertinya tadi ada cahaya terang yang menyilaukan matanya lalu seperti ada kekuatan aneh yang menarik dia dan membuatnya pingsan. Dia membuka matanya, bangkit berdiri dan dia terkejut karena dia sekarang berada di depan rumahnya saat masih kecil. John mengucek-ngucek matanya, barangkali dia salah lihat, sebab dia tadi ada di kamar Siska tapi sekarang berada di depan rumahnya yang dulu.
            Pagar rumahnya yang dulu terbuka lalu keluarlah anak kecil, John terkejut dan diam terpaku. Tubuhnya bergetar ketakutan, keringatnya mengalir, jantung berdetak kencang, mata terbuka lebar, mulut juga terbuka, dan diam bagai patung, karena saat ini dia melihat dirinya yang masih kecil.
            John kecil keluar rumah dan melihat ada anak kecil keluar, kemudian John kecil tersenyum kecil lalu masuk rumah. John menolehkan kepalanya ke samping dan dia melihat Siska kecil, seketika itu juga tubunhya lemas lalu dia duduk di jalan. Dia menutup matanya dan berusaha untuk mengatur nafas. Dia berpikir supaya kuat karena dia punya tujuan untuk mengetahui hal yang ingin disampaikan Siska kepada dirinya. Dia menguatkan dirinya, membuka mata dan bangkit berdiri dengan sikap yang gagah.
            Siska kecil melihat rumah tersebut dengan cemberut lalu ada tulisan berwarna hitam di depan John
            Sore hari saat aku membuka pagar rumahku, aku bertemu dengan John. Aku merasa aneh mengapa dia berdiri di depan pagar rumahku sambil tersenyum, mungkinkah anak ini sakit jiwa atau ??? Aku tidak bisa mengatakan apa-apa karena menurutku anak ini aneh dan ...
            Suasana berubah dan John melihat dirinya yang masih kecil berdiri di depan rumah Siska. Momen ini adalah momen ketika John berkenalan dengan Siska, awalnya dia pikir Siska gadis judes tapi lama-lama dia terlihat lembut dan baik hati. Setelah selesai berkenalan John kecil berjoget-joget senang dan menyanyi, Siska membuka pagarnya lalu dia berakting sambil mengatakan cuaca hari ini bagus lalu dia berjalan pelan 5 langkah lalu berlari menuju lapangan. Siska bingung lalu menutup pagarnya, John terdiam mengingat tingkahnya yang konyol waktu itu.
            John merasa aneh dan garuk-garuk kepala, dia duduk di tengah jalan sambil menutup mata, dan berpikir keras. Dia membuka mata, mengernyitkan dahi lalu menghela nafas, diam memandang tanah, kemudian menghela nafas lagi dan berdiri. Dia masih belum menemukan jawaban dan dia bertekad mengikuti kejadian ini sampai akhir karena dia yakin bahwa peristiwa ini ada hubungannya dengan perkataan Siska yang ingin dia ketahui sebelum meninggal.
            Muncullah tulisan warna hitam di udara...
            Yogyakarta, 16 Juni 2003
Dear Diary,
            Sudah 3 bulan ini aku sekolah di SDN Taman Harapan Yogyakarta, ternyata ketakutanku tidak terbukti. Aku mendapat banyak teman baik terutama my hero...
            John merasa aneh dan kesal karena di tulisan tersebut Siska menyebut My Hero, John memutuskan akan menemui Ana, karena teman curhat Siska adalah Ana. Jadi dia beranggapan bahwa Ana tahu siapa pahlawannya Siska.
            Hari-hari di SD sangat menyenangkan tapi ada kejadian yang nyebelin banget. Waktu itu aku membuat kincir angin tapi gara-gara si bodoh John, kincir angin buatanku rusak, aku menangis dan tidak menyapanya selama 1 minggu tapi dia diam-diam malah memperbaiki kincir anginku, walaupun hasilnya tidak begitu bagus ya aku terima aja dan si bodoh itu aku maafkan.
            Tiba-tiba suasana berubah...
            John berada di kelasnya yang dulu saat masih SD, saat melihat Siska kecil John mendekati dan memarahi Siska kecil karena dengan seenaknya memanggil dia bodoh. Dia bertanya kepada Siska kecil mengapa dia dipanggil bodoh, tapi Siska kecil tidak menjawab. John sudah memutuskan setelah kejadian ini dia akan ke makam Siska dan bertanya mengapa dia dipanggil bodoh.
            John kecil mendekati Siska yang menunjukkan hasil prakaryanya berupa kincir angin.
            “ Siska apa itu ? “ tanya John kecil.
            “ Ini namanya kincir angin, lihat ya “ jawab Siska kecil lalu menunjukkan hasil prakaryanya dan semua teman bahkan John kecil tercengang melihat kincir angin ersebut.
            “ Hebat “ kata John kecil takjub.
            “ Kamu buat apa ? “ tanya Siska kecil penasaran.
            “ Aku buat Godzila “ jawab John kecil menunjukkan hasil prakaryanya yang dari kayu.
            “ Itu Godzila atau ulat raksasa ?  “ tanya Siska kecil bingung dengan prakarya John kecil.
            “ Ini Godzila “ jawab John kecil jengkel.
            John menahan tawa melihat dirinya yang ternyata benar-benar lugu karena tidak bisa membuat Godzila, malah prakaryanya terlihat seperti ulat raksasa. Pelajaran dimulai dan banyak murid yang menunjukkan hasil prakaryanya, guru dan para murid banyak yang mengatakan prakarya Siska hebat, sedangkan prakarya John membuat semuanya tertawa dan juga senang.
            Ketika istirahat pertama, John mendekati Siska dan meminjam kincir anginnya akan tetapi Siska tidak mengizinkannya sehingga John memaksa lalu prakarya Siska tidak sengaja John rusakkan. Siska menangis dan banyak anak yang menyalahkan John, melihat Siska menangis John meminta maaf tapi Siska malah diam dan mengatakan John anak nakal. Mendengar itu John diam mematung.
            John melihat itu sedih, dia merasa bersalah ketika melihat Siska kecil menangis, suasana berubah lagi dan dia melihat dirinya yang masih kecil berusaha memperbaiki kincir anginnya Siska. Seminggu kemudian dia berhasil memperbaiki kincir angin tersebut tapi hasilnya tidak memuaskan. Melihat dirinya yang waktu kecil tidak bisa memperbaiki kincir angin membuat John semakin miris dan sedih, dia baru tahu ternyata saat kecil dia itu bodoh.
            John kecil mengunjungi Siska untuk memberikan kincir angin yang telah dia perbaiki tapi bukannya pujian yang dia dapatkan melainkan kata-kata menghina. John hanya diam lalu meminta maaf, Siska diam dan mengacuhkannya tapi John melihat ada senyuman kecil di wajah Siska kecil. Dia heran apakah itu hanya halusinasi atau sebuah kenyataan.
5 Agustus 2011
            Dear Diary,
            Tidak terasa hari kelulusan akan tiba, tahun depan kami semua akan melanjutkan kuliah atau bekerja. Aku jadi tidak sabar untuk menghadapi hari esok, aku punya planning sendiri. Aku mau kuliah, kerja lalu nikah, kalau aku memikirkan menikah aku pasti mikirin dia, aku jadi malu sendiri, tapi dia tahu tidak ya, kalau aku suka dia. Dia kenapa tidak nembak aku ??? padahal aku udah berikan dia tanda, dia malah cuek, aku jadi sebel. Apa aku harus nembak dia ya ??? enggak ah kan malu kalau cewek nembak cowok, sebel....sebel...sebel, aku hanya bisa berharap dia nembak aku...
            John semakin kesal membaca tulisan dari diary Siska, dia akan cari tahu siapa laki-laki yang disukai Siska. Dia akan memukul laki-laki itu karena tidak segera menembak Siska, dia pemanasan bersiap untuk menghajar laki-laki tersebut. Sebentar lagi suasana berubah dan wajah laki-laki bodoh itu akan kelihatan tapi...
2 Januari 2012
            Dear Diary,
            Kemarin waktu tahun baru, kami merayakannya di rumah John. Bersama-sama teman SMA kami merayakan acara tersebut, meskipun acaranya menyenangkan tapi begitu menyedihkan itu karena...
            John kesal dan memaki-maki tulisan tersebut, dia berharap yang keluar adalah wajah laki-laki yang disukai Siska tapi yang keluar malah tulisan saat tahun baru. Dia berkata banyak hal sambil memukul dan menendang tulisan itu. 30 Menit kemudian dia kembali tenang dan membaca tulisan yang masih belum hilang itu. Dia penasaran kenapa Siska sedih pada saat itu apa yang membuat dia sedih, dia mengingat-ingat acara tersebut. Ketika dia mencoba mengingat suasana berubah kembali saat tahun baru di rumah John.
            John melihat dirinya dan Siska berbicara 4 mata.
            “ Siska, kamu rencananya setelah ini mau kemana ? “ tanya John.
            “ Aku mau meneruskan kuliah di Yogyakarta, kalau kamu ? “ tanya Siska.
            “ Aku juga mau meneruskan kuliah tapi...aku mau melanjutkan kuliah di Australia, kau mau kan ikut denganku ? “ tanya John penuh harap.
            “ Hmmm...sebenarnya aku mau ikut denganmu tapi sepertinya aku tidak bisa karena aku mau kuliah di sini “ jawab Siska.
            “ Kenapa ? bukankah kamu mau melanjutkan studi di tempat yang baik, kita bisa mendapatkan pendidikan yang baik di sana, ayolah pertimbangkan baik-baik tawaranku “ pinta John agak memaksa.
            “ Maaf aku tidak bisa, aku hanya ingin kuliah di tempat yang bisa membuatku nyaman dan itu di sini, sudahlah kita kan bisa saling memberi kabar melalui sosmed atau telepon “ kata Siska.
            “ Baiklah, kalau itu keptusanmu, aku tidak akan memaksa, tapi kamu baik-baik ya disini kalau ada apa-apa bilang kepadaku, oke sayang ? “ tanya John mengedipkan matanya.
            “ Sayang...sayang...kepalamu peyang, dasar genit ayo kita kembali “ jawab Siska kesal.
            John melihatnya dengan diam lalu suasana tempat pun menjadi hitam pekat, dia masih tidak mengerti apa yang membuat sahabatnya itu bersedih.
            Cahaya putih yang pekat menyinari dirinya, dia melihat Siska berdiri di depannya. John diam cukup lama, mendekati Siska dan memegang wajahnya. Dia dapat menyentuh sahabatnya itu, dia bertanya banyak hal kepada sahabatnya.
            “ Aku benar-benar senang, ternyata kamu masih hidup, ayo kita menemui semuanya” kata John senang.
            “ Maaf aku tidak bisa waktuku terbatas “ kata Siska sedih.
            “ Apa maksudmu ? “ tanya John tidak mengerti.
            “ Aku sudah tidak ada di dunia ini John, kau harus tahu itu, aku bisa ada di sini karena ada yang harus aku sampaikan kepadamu “ kata Siska.
            “ Apa ? jadi kamu...kamu...tidak kamu tidak boleh pergi lagi...karena aku...karena aku...karena aku mencintaimu “ kata John yang matanya berkaca-kaca.
            “ Sama aku juga mencintaimu, tapi sekarang aku harus pergi “ kata Siska tersenyum sambil meneteskan air matanya.
            “ TIDAK !!! KAMU TIDAK BOLEH PERGI !!! AKAN AKU LAKUKAN APAPUN AGAR KAMU HIDUP KEMBALI !!! MESKIPUN HARUS MENJUAL JIWAKU PADA SETAN !!! AKU RELA...AKU RELA !!! KUMOHON TUNGGU AKU !!! “ teriak John sambil menangis.
            “ Jangan menangis lagi, aku tahu ini berat bagimu, tapi dengarkan aku, dimanapun kamu berada aku akan selalu ada di hatimu, jangan melakukan hal itu, terimalah kenyataan ini, kamu harus bergerak maju, kalau kamu melakukannya sama saja kamu melukai hatiku, ingatlah itu John “ kata Siska memegang wajah John sambil menangis,
            “ Tanpamu...aku tidak bisa apa-apa...kamulah tujuanku...kamulah mimpiku...aku harus bagaimana ? “ tanya John yang terduduk lemas sambil menangis.
            “ Jadilah orang sukses, bantulah orang-orang di sekitarmu, menikahlah dengan perempuan yang baik, jadikan keluargamu menjadi keluarga yang harmonis, milikilah anak yang baik, dan...dan...dan lakukan hal-hal yang membuatmu senang dan bahagia...mulailah kejar mimpimu, karena hal itu yang akan membuatmu bertahan terhadap segala rintangan berat “ jawab Siska sambil menangis.
            “ ...kalau itu maumu akan aku lakukan permintaanmu, dimanapun kau berada, di dalam hatiku ada namamu yang terukir di dalam hatiku untuk selamanya...dan...dan...dan...aku...aku sudah melepasmu...hiduplah dengan tenang di sana...wahai my angel Siska “ kata John berdiri lalu menangis.
            “ Terima kasih, karena kau telah rela aku pergi my hero John “ kata Siska lalu menghilang.
            Semuanya berubah menjadi putih lalu...
            John membuka matanya, dia bangun dan dia telah berada di rumah sakit. Ibunya melihat dia telah bangun dan memanggil dokter. Setelah selesai memeriksa dokter menyatakan kondisinya baik-baik saja dan dalam waktu dekat dia bisa pulang.
            Satu minggu kemudian John telah pulang dari rumah sakit, menurut kesaksian dari ibunya dia telah pingsan selama 3 hari. Dia memberitahu keluarga Siska dan teman-temanya tentang kejadiaan yang menimpanya.
            Dia bersama keluarga dan teman-temannya mengunjungi makam Siska dan berdoa untuknya. John berjanji akan memenuhi permintaan Siska. (cerpen karya : Syaiful Anwar)