AKIBAT
PENGANIAYAAN BAGI KORBAN
Manusia
adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Banyak dari kita yang
memiliki kekurangan dan kelebihan sehingga itu semua bisa kita tutupi dengan
adanya bantuan dari orang-orang sekitar kita. Ikatan kita dengan lingkungan dan
masyarakat sekitar tidak bisa kita acuhkan atau tidak kita pedulikan. Banyaknya
perbedaan sudut pandang membuat kita saling curiga satu sama lain.
Kebersamaan kita bisa pecah bila
kita memandang segala sesuatu dari sudut pandang kita. Harga diri yang terlalu
tinggi membutakan kita akan pentingnya cinta dan persaudaraan. Rasa kemanusiaan
bisa tumbuh bila kita melihat segala sesuatu dengan hati, banyak dari kita
memandang hidup dari sisi yang buruk karena hidup itu menyenangkan dan
membahagiakan. Segala sesuatu itu indah bila kita mau merendahkan ego kita,
bila kita berhasil maka kita akan merasakan keindahan kehidupan.
Keinginan manusia untuk menjadi
no satu membuat mereka lupa diri. Alasan menghina, mengejek, dan membully
membuat kita menganiaya sesama, padahal dengan menganiaya tidak akan
menyelesaikan masalah. Bagi pelaku kita akan merasa puas dan lega karena bisa
membalas sakit hati kita tapi bagi korban itu akan membuat rusak mentalnya.
Penganiayaan
banyak jenisnya seperti memukul, menendang, membully, mengacuhkan, dan pelecehan
seksual. Bila mental korban rusak itu bisa mengganggu aktivitasnya karena dia
akan menjadi sakit jiwa, yang lebih parah lagi korban menjadi lumpuh atau
meninggal dunia. Kasus penganiayaan selalu menjadi sorotan media karena itu
merusak hak manusia untuk hidup. Ada beberapa kasus penganiayaan seperti di
salah satu sekolah di Jakarta, salah satu universitas di Surabaya, dll.
Kasus-kasus ini bisa terungkap karena laporan korban, dari keluarga korban, dan
masyarakat sekitar.
Korban
penganiyaan akan merasa takut dan minder bila bertemu dengan orang-orang, untuk
pulih akan memakan waktu yang lama karena pengembalian mental menjadi utuh
setiap orang itu berbeda-beda tergantung dari orang tersebut. Cara-cara
pengembalian mental orang itu dilakukan dengan terapi, konsultasi dengan
psikolog dll.
Manusia
diciptakan dengan sempurna maka perilaku kita harus sempurna jangan sampai perilaku
kita menjadi biadab dan melupakan kesempurnaan kita.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar