Rabu, 21 Januari 2015

Puisi
MATA MERAH
karya : Syaiful Anwar

Terlahir sendirian di dunia
Hanya ditemani sahabat si penembak jitu dari Barat
Bersama mereka mengarungi kehidupan di panti penjara
Umur 3 tahun mereka melarikan diri dari panti penjara

Umur 5 tahun mereka bertemu orang yang mengangkat mereka sebagai anak
Ayah angkat mereka ternyata bos PEMBUNUH BAYARAN
Mereka dilatih membunuh, bertarung, dan bertahan hidup
100 anak liar menjadi 10 anak mesin pembunuh

Mata merah dan rambut putihnya membuat dia dikenal sebagai “Serigala Perak“
Membunuh keluarga harmonis dan melihat bidadari cahaya tapi…
Bidadari cahaya dibiarkan hidup
Wajah bidadari cahaya membuat pemilik mata merah merasa depresi

Bayangan bidadari cahaya membuat mata merah membangkang dari ayah angkatnya
Selama bidadari cahaya menjalankan hidupnya mata merah selalu menjaganya
Peristiwa tak terduga membuat mereka bertemu
Mata merah menampilkan pesonanya dan bidadari cahaya hanya tersenyum




Tidak ada komentar:

Posting Komentar