HATI-HATI UANG PALSU
Uang
adalah alat tukar-menukar barang. Dulu sebelum ada uang kita manusia
menggunakan sistem barter. Banyak barang bisa di barter tapi karena sistem
barter di rasakan ribet maka digunakanlah emas dan perak. Setelah emas dan
perak akhirnya kita menggunakan uang sebagai alat tukar-menukar barang.
Mata
uang di setiap negara berbeda-beda. Amerika US Dolar, Jepang Yen, sedangkan
Indonesia Rupiah. Dalam suatu negara yang berhak mengedarkan dan mencetak uang
adalah Bank. Setiap detik bank selalu mengedarkan dan mencetak uang dari
nominal yang rendah ke nominal yang tinggi, dengan kata lain bank adalah
sesuatu yang central dari suatu negara.
Bank
mempunyai peranan yang penting dalam suatu negara, karena yang mengurus
perputaran uang adalah bank, tapi ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang
mengedarkan uang palsu. Alasan oknum ini mengedarkan uang palsu adalah alasan
ekonomi, menurut mereka dengan membuat uang palsu maka mereka bisa membeli
banyak kebutuhan.
Sulitnya
mencari nafkah membuat mereka lupa bahwa rezeki itu sudah ada yang mengatur,
tuntutan kehidupan yang keras membuat mereka lupa diri dan masuk ke dalam
lubang dosa, sehingga mereka memilih cara yang kotor dalam mendapatkan
kekayaan.
Untungnya
kita mendapat info cara mengetahui uang palsu yaitu dengan cara dilihat,
diraba, dan diterawang. Ada juga alat yang dapat mendeteksi uang palsu, yaitu
sinar ultraviolet, bila uang tersebut diberi sinar maka akan ketahuanuang
tersebut asli atau palsu.
Banyaknya
sindikat peredaran uang palsu membuat masyarakat geram karena banyak pihak yang
dirugikan terutama pedagang. Paling sering uang yang dipalsukan adalah uang 100
ribu atau 50 ribu. Kadang uang palsu atau uang asli sulit dibedakan dihimbau
masyarakat untuk berhati-hati.
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar