Rabu, 28 Januari 2015

HATI-HATI UANG PALSU



Uang adalah alat tukar-menukar barang. Dulu sebelum ada uang kita manusia menggunakan sistem barter. Banyak barang bisa di barter tapi karena sistem barter di rasakan ribet maka digunakanlah emas dan perak. Setelah emas dan perak akhirnya kita menggunakan uang sebagai alat tukar-menukar barang.
Mata uang di setiap negara berbeda-beda. Amerika US Dolar, Jepang Yen, sedangkan Indonesia Rupiah. Dalam suatu negara yang berhak mengedarkan dan mencetak uang adalah Bank. Setiap detik bank selalu mengedarkan dan mencetak uang dari nominal yang rendah ke nominal yang tinggi, dengan kata lain bank adalah sesuatu yang central dari suatu negara.
Bank mempunyai peranan yang penting dalam suatu negara, karena yang mengurus perputaran uang adalah bank, tapi ada oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengedarkan uang palsu. Alasan oknum ini mengedarkan uang palsu adalah alasan ekonomi, menurut mereka dengan membuat uang palsu maka mereka bisa membeli banyak kebutuhan.
Sulitnya mencari nafkah membuat mereka lupa bahwa rezeki itu sudah ada yang mengatur, tuntutan kehidupan yang keras membuat mereka lupa diri dan masuk ke dalam lubang dosa, sehingga mereka memilih cara yang kotor dalam mendapatkan kekayaan.
Untungnya kita mendapat info cara mengetahui uang palsu yaitu dengan cara dilihat, diraba, dan diterawang. Ada juga alat yang dapat mendeteksi uang palsu, yaitu sinar ultraviolet, bila uang tersebut diberi sinar maka akan ketahuanuang tersebut asli atau palsu.
Banyaknya sindikat peredaran uang palsu membuat masyarakat geram karena banyak pihak yang dirugikan terutama pedagang. Paling sering uang yang dipalsukan adalah uang 100 ribu atau 50 ribu. Kadang uang palsu atau uang asli sulit dibedakan dihimbau masyarakat untuk berhati-hati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar